pembubaran-dan-larangan-penggunaan-atribut-fpi-didukung-sejumlah-ormas-islam-di-sumut

Pembubaran dan Larangan Penggunaan Atribut FPI Didukung Sejumlah Ormas Islam di Sumut

Pembubaran dan Larangan Penggunaan Atribut FPI Didukung Sejumlah Ormas Islam di Sumut – Mendukung kebijakan pemerintah yang telah membubarkan Ormas Front Pembela Islam (FPI), sejumlah Ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Islam Rahmatan Lil’alamin (AMIR) Sumut menggelar Seminar Kebangsaan di Real Family Cafe Jalan Perjuangan, Medan

Pembubaran dan Larangan Penggunaan Atribut FPI Didukung Sejumlah Ormas Islam di Sumut

pembubaran-dan-larangan-penggunaan-atribut-fpi-didukung-sejumlah-ormas-islam-di-sumut

vikingshotshop.com – Seminar yang menopang kebijakan pemerintah yang telah membubarkan Ormas Front Pembela Islam (FPI) dan juga menopang aparat penegak hukum untuk menegakkan Undang-Undang larangan kegiatan dan juga memakai mgslotonline atribut FPI di lokasi NKRI ini diisi oleh sejumlah Narasumber, pada lain Ustad Zulkarnain, Ustad Agus Rizal Koto, Ustad Miftahul Chair, Ustad Martono dan dihadiri lebih kurang 70 peserta dan undangan.

Sebelum seminar dimulai panitia acara meregestrasi seluruh peserta dan undangan, dilanjutkan dengan kata sambutan berasal dari panita acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa.

Selanjutnya panitia memutarkan video tentang keberadaan FPI berasal dari tahun 1998 hingga dibubarkan oleh pemerintah di penghujung tahun 2020.

“Kalau studi Islam yah jangan tinggalkan budaya Indonesia, nanti ujung- ujungnya kayak FPI, lebih-lebih beliau juga bilang ‘Jangan hilangkan kejawa- jawaanmu dikarenakan menginginkan sok ke arab-araban,” ungkap Ustad Zulkarnain.

Sementara Ustad Rizal Koto menyampaikan bahwa pemerintah telah mengeluarkan SKB yang melarang kegiatan Ormas FPI.

“Karena ormas- ormas di Indonesia harusnya ikuti Undang Undang yang tersedia lebih-lebih berdasarkan Pancasila, dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Jadi kalo tersedia ormas yang menampik Pancasila itu semua, ya ormas itu harus dibubarkan,” tegasnya.

“HTI, ISIS, JAT, itu bukan cuma Indonesia saja yang melarang, seluruh dunia yang melarang. Saya juga sepakat dengan langkah pemerintah membubarkan FPI dikarenakan telah bertentangan dengan Pancasila,” ujar Ustad Rizal Koto.

Dalam kesempatan yang serupa Ustad Martono meyakinkan bahwa acara ini adalah acara pertama bersifat seminar untuk menopang pemerintah yang telah membubarkan FPI, dan menopang aparat penegak hukum untuk laksanakan Undang-Undang yang melarang segala kegiatan kegiatan dan pemanfaatan atribut FPI.

“Sudah memahami presiden kita Islam, Menteri-menteri, DPR dan bangsa Indonesia mayoritas Islam menjadi tidak tersedia Islam dizolimi. Islam tetap diberi perioritas di Negara ini, namun FPI seolah-olah membela Islam yang terzdolimi di negeri ini, FPI cuma membentur benturkan agama dan masyarakat dengan pemerintah agar dapat mencuci otak masyarakat awam menjadi radikal dengan pemahaman agama yang sangat sempit agar bersikap in toleransi,” ungkapnya.

“Lihat saja negara negara di Timur Tengah itu rakyatnya saling perang, hingga terpecah pecah, menjadi hancur seperti Suriah, Irak, Lebanon. Kita tidak sudi negara kita hancur seperti itu,” tegasnya.

Untuk itu, sambung Ustad Martono, kita siap di garda terdepan menghadapi kelompok-kelompok in toleransi yang dapat merobek-robek kebhinekaan.

Selanjutnya Ustad Miftah Choir menyebutkan Indonesia sangat Islami seperti ajaran Islam yang tetap menghormati tinggi musyawarah untuk mufakat.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi bertanya jawab pada peserta dengan keempat nara sumber dan di akhiri dengan penandatanganan kesepakatan closing statement yaitu :

1. Mendukung kebijakan pemerintah yang telah membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI)

2. Mendukung aparat penegak hukum dalam menegakan Undang-Undang untuk melarang pemanfaatan atribut Front Pembela Islam di seluruh lokasi Negera Kesatuan Republik Indonesia

Selain itu, dilanjutkan dengan deklarasi closing statement oleh seluruh peserta dan undangan dan di akhiri dengan pertolongan sertifikat seminar oleh panitia acara kepada seluruh peserta dan undangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *